Install FreeBSD pake Standart aja.

  1. Boot loader akan menjalankan bootstrap FreeBSD tinggal tunggu aja
  1. Kemudian akan muncul boot manager FreeBSD  [Enter] aja
  1. Kernel FreeBSD akan menginisialisasi hardware yang ada pada komputer kita
  1. Silahkan pilih negara lokasi,jelas indonesia
  1. Tentukan tipe keyboard anda. Secara umum, keyboard yang digunakan di Indonesia adalah tipe US (default)
  1. Disini proses instalasi akan dimulai, menggunakan aplikasi sysinstall. Untuk memudahkan proses instalasi, pilih mode Standard aja biar ga begitu ribet..
  1. Selanjutnya kita akan membuat partisi khusus untuk system FreeBSD menggunakan fdisk
  1. Partisi bertipe 165 yang disebut slices ini hanya bisa dibuat pada partisi Primary. Jika hanya ingin menginstall FreeBSD pada Hardisk anda, tekan A. Sebaliknya, jika ingin meng-install berdampingan dengan Operating System yang lain anda harus membuat partisi slices secara terpisah dengan partisi sistem yang sudah ada.
  1. Disini kita dapat meng-install boot manager sesuai dengan kondisi kita
  1. Pada langkah ini, kita akan memulai menentukan mount point pada FreeBSD di dalam slices yang kita buat tadi
  1. Tekan A ingin menggunakan pembagian mount point secara default
  1. Selain itu kita juga dapat menentukan sendiri mount point yang kita perlukan, kapasitas setiap partisi sesuai dengan fungsi server yang akan kita bangun. Tekan C untuk menetukan kapasitas partisi yang kita inginkan
  1. Tentukan tipe partisi yang ingin kita buat, dalam kasus ini saya ingin membuat / maka saya memilih FS. Partisi / harus berada di partisi pertama atau ujung paling kiri slices.
  1. Disini kita akan menetukan mount point yang akan kita inginkan. Proses pembuatan partisi selesai, kita sudah memperoleh partisi /. Dengan cara yang hampir sama kita membuat mount point lainnya
  1. Sebaiknya membuat partisi secara berurutan, mulai dari /, swap, /usr kemudian /var. Dalam contoh ini saya ingin membuat server aplikasi database, sehingga dibuat pembagian sebagai berikut:/ 1GB,swap 4GB,/var 4GB , /temp 1GB,/usr sisanya
  1. Kita akan memilih paket distribusi sesuai kebutuhan kita. Dalam contoh ini saya memilih Developer guna memperingan kerja server tapi masih lengkap system source nya
  1. Sebagai konsekuensi pilihan sebelumnya, kita dapat memilih bahasa dokumentasi yang dipahami saja tanpa harus meng-install semuanya
  1. Kemuadian disini kita akan ditanya, apakah akan menginstall ports. Ports merupakan kumpulan file dan folder pada BSD yang memudahkan kita dalam installasi aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan. Walaupun ports bukan satu-satunya cara untuk meng-install aplikasi, sebaiknya ports tetap di install.
  1. Kita diminta untuk memilih media installasi yang digunakan.
  1. Kemudian akan ada konfirmasi untuk melanjutkan semua proses installasi yang telah kita setting sebelumnya
  2. Next kita akan ditawarin Sett Network dalam hal ini pilih saja salah satu Ethernet yang dapet colokan dari router atas/konek ke internet.. Sett aja secara manual isikan IP Netmask dll (asumsi udah tau yah Apa itu netmask DNS dll)
  3. Biasanya ditanya tentang IPv6 tapi karena kita mau install biasa aja ya ga usah…
  4. Selanjutnya mudah kok tinggal ikutin aja..

No pict ya… males poto2 sgala… ^_^

Advertisements

One comment

  1. Pingback: Samba Server FreeBSD Buat tempat ng Print | Unix


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s